Posted in Puisi

| Aku dan Diriku |

Suara –suara itu melahirkanku…
Pikir-pikir itu membentukku…
Orang-orang itu adalah kaum tua duniaku…

Aku dengan namaku…
Bukanlah aku, karna penamaanku alih pikir orangtuaku…
Aku dengan agamaku…
Bukanlah aku, karna kepercayaan oleh ketidaktahuanku…
Aku dengan pikirku…
Bukanlah aku, karna otakku rekam pikir pendidikku…
Aku dengan perutku…
Bukanlah aku, karna peluh itu oleh penyayangku…

Gerak-gerikku oleh fana alam pikirku…
Pernyataanku hanya kata kosong dari langit-langit dunia ide ku…
Tidak!
Setidaknya ujung pena ini membantu menggoreskan kata-kataku…
Membentuknya menjadi sebuah kalimat, paragraf hingga menjadi gagasanku…
Gagasan tentang aku atas pikirku…
Akankah aku adalah diriku?
Atau diriku adalah aku?

15 juni 2016, 21: 18

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s