Posted in Puisi

| Rindu-Ku |

Rindu,
Memberi jejak saat kedua tangan saling menggenggam…
Rindu,
Memberi jarak saat dua insan ingin saling menatap…
Rindu,
Menghadirkan ingatan akan kisah indah yang menjadi kenangan…

Dengan tetesan air mengalir membasahi pipi…
Dengan isak mungil suara hati yang tersayati…
Dengan jantung yang tidak pernah berhenti untuk berdetak…
Dan menyembunyikan kerisauan di dalam diri…

Kapan kita dapat berjumpa lagi?
Melewati sunyinya sore, ditemani hembusan angin…
Berada di kursi pinggir taman…
Kita menatap danau yang diselimuti kehangatan…
Menggambarkan bilik hati yang sedang bertemu…
Mempersatukan merah dan kuning…
Berselimut senja di sore hari…

Tidak!
Rindu-Aku…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s